Duka di Wajah Bunda
Perempuan itu datang membawa parang Menodongnya tepat di wajah Bunda Sambil menyeringai, perempuan itu berujar dalam dengus api “Anak-anakmu keparat!” Berhari-hari sesudahnya, ku melihat duka di wajah Bunda Terbungkus lelah dan kerut-merut kerentaan Beriringan dengan menghilangnya sinar pada mata penuh kasihnya Bunda menangis dalam diam Kami meradang oleh gundah Perempuan itu menghilang seolah dicabik langit dan pecahan tubuhnya... Baca Selengkapnya »


