Bukalah pintu maaf untuk embunku
agar ku dapat mengusir kebekuan di kelopak-kelopakmu
menceritakan keindahan pagi yang dititipkan mentari
dalam bias cahayaku.
Bukalah pintu maaf untuk langitku
agar ku dapat menggiring awan untuk memayungimu
mengirimkan kedamaian yang dititipkan barisan merpati
dalam paruh nafasku.
Bukalah pintu maaf untuk senjaku
agar ku dapat hilangkan bimbang dan cemasmu
merias paras soremu lewat selendang jingga... Baca Selengkapnya »
Lelah menghitung segala kesalahanku
Mungkin bagimu ini adalah saat yang menjenuhkan
Satu persatu ku coba jabarkan kesalah itu
Mungkin ada diantaranya yang telah mengukir luka
Ada banyak jalan yang telah ku tempuh
Ada beribu kata yang ingin ku sampaikan
Walaupun terlalu banyak kesalahan yang ada
Telah ku rangkai sederet syair indah
Berharap menemukan maaf darimu
Lelah ku coba satukan puing-puing perasaan kita
Walaupun aku sadar... Baca Selengkapnya »
biar rindu melekat tegar
biar senyuman nostalgia berputar
biar kasih utuh tak tertolak
aku lepaskan..
rela lepaskan..
tangis lepaskan..
seolah mimpi diganggu siang
dalam kesedapan ianya berbatas
terhalang oleh yang tak tertolak
pasrah ungkapan
kedu langkah
persis gila
aduhai...
lepaskan saja dia..
lepaskan saja dia...
lepaskan saja dia....
lepaskan saja dia pergi!
-Muaz Hadi- Baca Selengkapnya »
Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?….
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.
Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan
mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.
Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas
bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.
Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan
kehidupan nan abadi,
Dan mengetahui bahwa kemarin... Baca Selengkapnya »
Tak akan lagi aku sanggup
Mengepak saya mengitari bumi
Menyibak kabut di pagi
Sungguh aku tak akan sanggup
Walau hanya memandang dunia
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dirangka sayapku yang patah
Melawan badai tadi siang
Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dihati yang tersayat oleh rasa
Melawan benci diruang cinta
Sebab badan... Baca Selengkapnya »
Ku coba mencari cintanya di hatiku
Diantara serpihan-serpihan rasaku
Diantara kepingan-kepingan jiwaku
Tapi tak jua ku temukan jawabnya
Mungkinkah aku memang tak mencintainya?
Atau aku yang enggan tuk mencintainya?
Kembali ku coba menipu hatiku
Bahwa aku mencintaimu
Bahwa aku mengharapmu
Tapi tak jua aku mampu
Sungguh…
Kau tak ada di hatiku
Kau tak nyata di dadaku Baca Selengkapnya »