Gerbang Cahaya
Dan cinta kian bercahaya di tahun keempat setelah melewati gerbang, memenuhi undangan, untuk masuk dan minum anggur surgawi dari cawancawan yang berserak di setiap ujungujung fajar di mana mentari takkan pernah tenggelam. Kau yang meletakkan cinta di depanku, di belakangku, di kiriku, di kananku, di atasku, di bawahku, di hatiku, di tulangku, di dagingku, di helaihelai rambutku, di kulitku, di jantungku, didarahku. Kau yang menjamuku untuk... Baca Selengkapnya »


